Pada Mulanya Adalah Kesuntukan:Cerita Personal Mengenai Awal Mula Komunitas Payung(Bagian I)

Dulu sekitar,2012年9月至10月,Sayada Adalah Seorang mahasiswa baru di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro。 Pada saat itu,saya masih merasakan kebosanan。 节目单播节目的播音员节目是在节目中播出的。 Alih-alih meminati研究人员在calon的jago silat lidah di Pengadilan,saat itu saya lebih,minat untuk和Masuk计划研究了filsafat atau barangkali sosiologi。

迪加加尔·肯苏图坎·巴萨·巴萨·巴萨·萨萨·马萨·东方·玛哈西斯瓦·巴鲁·迪·法库尔塔斯·胡库姆·塞珀蒂咒语“ hidup mahasiswa ”,“ 变革的 根源 ”,“ 佩姆巴哈鲁 ”,“ 卡隆·佩姆皮芬·马萨·迪瓦·潘加·迪瓦” saya terdampar di Kota Semarang,作者daaah yang tak pernah,saya bayangkan dan impikan sebelumnya,saya menjalani masa-masa awal perkuliahan dengan sangat tidak bergairah:别名membosankan。

Semenjak masa-masa terakhir di kelas SMA,saya banyak membaca literatur studi-studi sosial,filsafat dan keagamaan muktahir。 Perdebatan dan diskusi mengenai berbagai pemikiran,Adalah satu hal yang sangat saya minati saat itu。

Saat itu saya merasa di satu sisi ada rasa dorongan penasaran untuk bersikap skeptis atas“ kebenaran” suatu pengetahuan。 Tapi di satu siisi yang lain,Tasa di sasa sisi yang lain,Taka di merasa juga bahwa itu mungkin terkondisikan karena saya berada pada fase remaja,atau barangkali fase ababil(ABG Labil)。 易卜拉特(Ibarat)卡塔尔:雪邦门卡里(Sedang Mencari identitas)丹贾蒂(Dan Jati Diri)–瓦劳(Salau)塞班纳尼亚(Salauarna)gak percaya amat dengan dikotomi fase seperti ini-。

Dulu saya membayangkan,saya akan terdampar di Jakarta。 Menyelinap dari satu ruang diskusi,ke ruang diskusi lainnya。 Bertukar judul buku,dan ide gagasan kritis。 Tapi nasib membawa saya ke Semarang,dan menjalani masa-masa suntuk selama masa orientasi(ospek)mahasiswa baru。

Kala itu,di dunia maya,entah di Facebook,Twitter,atau pun Google,saya mencoba mencari pusat studi atau ruang diskusi yang hadir dan eksisis di sekitar Universitas Diponegoro。 Hasilnya Nihil,Saya Tidak Menemukan,Insertasi apa Pun Mengenai,Keberadaan ruang diskusi。

Hingga kemudian dalam facebook –sebuah媒体ajaib,mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat-,saya menemukan sebuah信息,yang bertajuk mengenai perkembangi soasial kelompok kanyanga kan伊斯兰教徒,回教徒的回教徒,1998年。 eLSA三宝垄(Lembaga Studi Sosial和Agama Semarang)。 Lomarsi diskusi sendari ada di daerah Ngaliyan,三宝垄巴拉。 Cukup jauh dari daerah kampus Universitas Diponegoro yang berada di Tembalang,三宝垄士拉丹。

eLSA三宝垄sendiri adalah lembaga masyarakat sipil yang fokus pada isu keagamaan dan sosial。 Lembaga tersebut banyak mengadakan diskusi kajian kritis keagamaan,hingga advokasi kelompok masyarakat agama yang tertindas。 Kebanyakan para peneliti dan职员eLSA三宝垄adalah校友LPM(Lembaga Penerbitan Mahasiswa)Justisia Fakultas Syariah UIN三宝垄,sebuah lembaga mahasiswa yang dulu sempat bikin kontroversi karenaanrana女士女士

Saat diskusi pertama kali di eLSA三宝垄itulah,saya berkenalan dengan seorang pemikir kritis filsafat bernama Ahmad Fauzi。 Saat itu,dia Cukup aktif memberikan tanggapan Kritis terhadap pembahasan diskusi,dengan penggunaan diksi bahasa yang cukup njelimet / berat,khas filsuf-filsuf kontinental。 Belakangan saya mengetahui,Ahmad Fauzi menulis suatu buku studi agama berjudul“ Agama Skizofrenia:Delusi,Ketidaksadaran dan Asal-usul Agama” [1],dan ia juga terus meneruskan proyek tulisannya dengan Menerbitkan Naestbi Kanabiawa,Best Dan Nahanakan Kest buku puisi“ Kesurupan Tuhan,小说“伊比利斯:Sang Nabi Primitif”,dan buku“印度尼西亚加勒尼亚伊斯兰教”。

Permaruan berbagai acara diskusi di eLSA saya ikuti untuk seterusnya selama di Semarang。 南门教区基萨兰(Namun pada kisaran),2012年9月,萨米(suma)belum menemukan ruang diskusi yang berada di lingkungan Universitas Diponegoro,yang terbuka untuk didatangi oleh siapa pun。 University of Diponegoro的Kebanyakan ruang-ruang diskusi,bampak diinisiasi oleh lembaga intra maupun ekstra kampus。 Selain sifatnya最终– Dan Bergantung Pada Anggaran Organisasi-,ruang-ruang diskusi tersebut kebanyakan berada pada ruang tertutup –ruang kelas kampus,Hingga kontrakan Organisasi- Yang Cenderung Terlihat eksklusif。

***

Hingga akhirnya pada sekitar akhir 2012年9月,Sayar menemukan satu海报议程diskusi terpampang di Mading(Majalah Dinding)Gedung Satjipto Rahardjo Fakultas Hukum Universitas Diponegoro。 Kala itu,nama komunitas atau Organisasi penyelenggara diskusi tak disebutkan dalam海报。 Yang ada hanyalah judul-judul tema diskusi bedah buku,para pemantik diskusi,dan联系人penyelenggara diskusi。

Salah satu judul diskusi bedah buku yang menarik yang saya temukan adalah“ Menemukan Kembali Liberalisme” [2] dan“ Ideologi Islam dan Utopia” [3]。 印度尼西亚的双峰寺(Dual buku tersebut dibedah pada waktu yang berbeda),塔皮迪(tempi di tempat yang sama):印度尼西亚的Payung-gazebo kantin Fakultas Hukum Universitas。 Pemantik dua buku tersebut adalah Doni Nur Hidayat,Seorang mahasiswa dengan wajah datar kotak tanpa ekspresi,ia kemepruk tapi militan。[4]

Melihat Informationasi议程diskusi pada海报,sontak saya langsung konfirmasi kepada联系人yang terpampang pada海报。 联系人tersebut bernama Rian Adhivira,sebuah nama yang pada mulanya saya anggap sebagai nama cupu。 Setelah saya sms kepada联系人,sang empunya menjawab dan membenarkan adanya议程diskusi tersebut。 Jadwal diskusi diagendakan pada hari Kamis疮,穆莱普库尔15.30 WIB。

Hingga akhirnya jatuh waktu pada kamis疮,manarimrim sms kembali kepada联络人mengenai tempat diskusi,karena ada banyak meja-gazebo payung di kantin Fakultas Hukum Universitas Diponegoro。 Dia menjawab lokasi ada di meja-gazebo paling pojok kantin。

Saat saya hampiri meja tersebut,tampak beberapa mahasiswa-mahasiswi yang tampak lebih tua,yang kebanyakan adalah bukan mahasiswa baru。 Hanya beberapa orang yang hadir adalah mahasiswa baru,karena saat itu mahasiswa baru diwajibkan memakai seragam hitam-putih。 Disitu saya menanyakan apakah meja ini diadakannya议程diskusi,dan dijawab / dibenarkan oleh salah seorang mahasiswa berambut gondrong。

Setelah itu saya bersalaman sambil berkenalan dengan para partisipan diskusi yang hadir pada saat itu。 Diantara sekian orang itu,联络人dengan nama“ Rian Adhivira” adalah pria berambut gondrong yang sebelumnya saya tanyakan mengenai tempat diskusi。

R2 Adhivira saat itu menanyakan,S2 Fakultas Hukum Universitas Diponegoro。 Sontak saya mengelak,karena saya sendiri adalah mahasiswa baru S1 Fakultas Hukum。 Momen ini selalu diingat oleh Rian,sebagai momen yang berfungsi sebagai ejekan kepada saya,yang dianggap memiliki perawakan dan wajah lebih tua ketimbang mahasiswa baru pada tahun 2012 tersebut。

Diskusi pertama di bawah凉亭-payung kantin Fakultas Hukum itu seingat saya membahas buku yang ditulis oleh Pierre Bourdieu,berjudul“ Dominasi Maskulin”。[5] Sang pemantik adalah唱了联络人:Rian Adhivira。[6] Dengan rambut gondrong dikibas-kibas,Senbari minum es kopi dan menyedot asap rokok,Rian membahas buku tersebut dengan cukup analitis,dan korelatif dengan konteks budaya patriarki di Indonesia。

Tingak beberapa kawan-kawan高级mahasiswa lain memberikan tanggapan diskusi和dan cukup interaktif suasananya的Hingga kemudian masuk pada sesi tanya颌骨。 Namun saya tidak menyangka,kemudian waktu ada salah satu penanggap diskusi tersebut,yang ternyata adalah salah seorang –孟达·杨·尤加·孟加哈尔·法库尔塔斯·胡库姆大学Diponegoro大学,伯纳马·阿瓦卢丁·马万。[7]

Saya agak-agak lupa,tanggapan seperti apa yang yang diberikan Awaludin。 Namun yang saya ingat pada momen diskusi pertama tersebut,Awaludin memberikan tanggapan yang cukup menohok dan konfrontatif dengan apa yang yang disampaikan oleh Rian。 Hingga akhirnya,suasana diskusi menjadi krik-krik,karena tanggapannya yang cukup berat bagi para peserta diskusi –pada kala itu-。

Hingga akhirnya diskusi selesai ketika maghrib tiba。 Beberapa peserta diskusi tampak pamit pulang,Namun ada sebagian juga yang terus melanjutkan obrolan di meja gazebo-payung kantin Fakultas Hukum tersebut。

Tapi lewat议程diskusi pertama itu lah saya berkenalan dengan kawan-kawan yang ternyata berasal dari berbagai latar belakang。 Misalnya Abdurrahman Sidiq,Otniel Perwiro,Hishom Prasetyo,Ramayana Shanti yang mereka ini berasal dari GMNI FH Undip。 Juga ada Setya Indra Arifin,Firmansyah,Faiz Kurniawan,Doni Nur Hidayat yang berasal dari PMII Undip。 Serta ada Galang Taufani yang berasal dari HMI FH Undip。 Tak ketinggalan juga ada Ibnu Hayyan,yang merupakan seorang eks-KAMMI FH Undip,dan juga Fajar Pambudi yang ternyata Ketua BEM FH Undip pada saat itu。 Juga ada Rifky Adhitya,Febri Kurniawan,Nindy Hapsari,Mazaya Latifasari,dan masih banyak kawan-kawan lainnya。 []

[]

(bersambung)

_____________________________________

[1] Buku“ Agama Skizofrenia:Delusi,Ketidaksadaran dan Asal-usul Agama”(2011年),来自三宝垄。 Kemudian cetakan ulangnya –beserta revisinya- diterbitkan kembali pada tahun 2013,dan diberi judul“ Agama Skizofrenia:Kegilaan,Wahyu dan Kenabian”,diterbitkan oleh Samarra Press。 Ahmad Fauzi menulis buku ini tak hanya berdasarkan文学teori-teori psikoanalisa maupun sosiologi agama,tapi juga didasarkan pengalamannya sebagai pengidap skizofrenia。 Di kemudian hari,buku ini正在改善perdebatan dan kontroversi di masyarakat。 Pada tahun 2015年,buku ini –beserta postedan facebook Ahmad Fauzi- dilaporkan oleh sekelompok ormas basicis keagamaan ke Polda Jawa Tengah,dengan tuduhan telah menyebarkan ujaran kebencian berbasis SARA Pasal Penaal pakal 28 ayat(2)Uda ATE Ad ak ad anad(2)UU ITE。 Namun di kemudian hari kasus ini dihentikan pemeriksaannya,dengan阿拉山Ahmad Fauzi berada pada kondisi gangguan kejiwaan yang tidak stabil。 大马士革(Dalam beberapa kesempatan ketika masih di Semarang),萨伊达·森迪(sera sendiri sering berjumpa dengan Ahmad Fauzi),安图克·塞科达·曼戈博罗(ngopi),阿陶·贝迪库西(atau berdiskusi mengenai berbagai)hal:白沙·迪·瓦隆·科皮(baik di warung kopi),乌鲁马尼亚(rumahnya)和阿陶·蓬迪(alau pun di eLSA)三宝垄。

[2] Buku“ Menemukan Kembali Liberalisme”,奥地利雪兰经合社社长路德维希·冯·米塞斯。 Gagasan ekonominya banyak berkutat pada konsepsi自由主义klasik,yang menekankan pada kebebasan penuh pasar sebagai竞技场penentu gerak ekonomi。 Buku edisi bahasa Indonesianya diterbitkan oleh Freedom Institute pada tahun 2011。

[3] Buku“ Ideologi Islam dan Utopia”,墨尔本大学,卢斯菲·阿育亚卡妮(Luthfi Asyyaukanie)。 墨尔本的购物者报。 Buku edisi bahasa indonesianya,diterbitkan oleh Freedom Institute pada tahun 2011。

[4]多尼·努尔·希达亚特(Doni Nur Hidayat)蒂帕尼科坎商法协会(Diponegoro Law School)迪帕尼哥罗大学(Deponegoro)商法学会。 Ia juga menjadi Wakil Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Diponegoro pada tahun 2014–2015。 雅加达经济合作社,雅加达经济合作社,锡利翁·默迪卡经济合作社,孟买·特纳加·阿纳利·勒姆巴加·孟买迪·孟买迪·巴丹·贾萨·佩梅林塔。 Saat ini,澳大利亚的sedang mengadu nasib menjadi buruh。 Pada sekitar April-Mei,Dani Nur Hidayat Mengikuti Pelatihan Bantuan Hukum Kalabahu LBH Jakarta Angkatan 38 bersama saya,dan menjadi salah satu peserta peserta Kalabahu yang paling menyebalkan。

[5] Buku“ Dominasi Maskulin”扬·迪图利斯·奥莱·皮埃尔·布尔迪厄,阿达拉·塞布亚·哈西尔·哈斯蒂尔·埃斯特罗·格拉德·库巴伊尔,迪·维莱塔·梅迪泰尼亚,特卡伊特·彭巴干·彼拉·克尔贝·贝巴伊斯性别。 Dalam buku tersebut,Pierre Bourdieu menyatakan bahwa dalam berbagai bentuk dominasi,kerapkali eksis dalam bentuk yang subtil,bahkan sangat halus –tanpa disadari-。 Beberapa kekerasan ini kemudian menjadi kekerasan simbolik,杨kerap dirayakan。 瓦卡纳(Wacana)/彭盖塔瓦安(Petagetahuan)的地址是Menjadi Doxa,Dan diterima tanpa dipertanyakan kembali di masyarakat。

[6]里安·阿迪维拉(Rian Adhivira),康提·法库尔塔斯·胡库姆大学(Diponegoro)凉亭—巴东地区的凉亭。 Belakangan baru diketahui,Pad saat itu ia tidak saja kuliah di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro sebagai mahasiswa angkatan 2009,tapi juga kuliah di Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata Semarangka sikaitkasikaatari Idikadi Jaidi Dikatkasiari Institute伊苏佩兰加兰火腿玛莎·拉卢。 我的课程是S2计划的硕士课程硕士课程是Diponegoro大学的,硕士课程是S2的。Master of Bidan Hak Asasi Manusia和Demokratisasi di Mahidol大学以及Universitas Gadjah Mada。

[7] Awaludin Marwan pada saat itu,Dalone di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro的Adalah seorang,伊斯兰教苏丹阿贡Semarang的dan juga mengajar。 Sa2 itu,S2 Sosiologi Hukum di Instituto Internacional deSociologíaJourídicadeOñati,Spanyol。 Saat ini,ia sedang menyelesaikan disertasi PhD-nya di乌特勒支大学法学院宪法,行政法和法律理论研究所,博士生。